Budaya Nasional terhadap Korupsi

•February 6, 2010 • Leave a Comment

Antropolog Amerika, Edward T. Hall, yang mengabdikan dirinya untuk penelitian terhadap tata cara komunikasi nonverbal manusia dan hubungan antar budaya menyatakan dalam bukunya bahwa manusia asia pada umumnya adalah manusia yang menerapkan high-context cultures, sebuah konsep dimana manusia dalam bertingkah laku umumnya menjungjung tinggi hal-hal berbau budaya atau nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Sebagai contoh perbandingan orang asia dengan orang barat, adalah si asia berbicara dengan cara mutar-mutar demi menciptakan sebuah hubungan terlebih dahulu dengan lawan bicara sedangkan si barat langsung to the point.

Secara umumya juga, manusia-manusia asia terkenal dengan cara hidup kebersamaannya dan kekeluargannya. Sama dengan manusia Indonesia, rasa gotong royong, membantu sesama , menghormati yang dituakan dan lain-lain sudah mulai di pupuk sejak usia dini. Hal ini telah menjadi suatu fenomena menarik bagi para peneliti dari luar untuk mempelajari lebh jauh. Salah satunya adalah Geert Hoftede, seorang psikolog berpengaruh Belanda yang mendedikasikan penelitianya terhadapbudaya-budaya nasional dan budaya berorganisasi.

Budaya Organisasi Indonesia

Penelitian Geert Hofstede, pada tahun 2001, yang mensertakan Indonesia dan 49 negara lainnya (termasuk didalamnya 2 negara ASEAN yaitu Malaysia dan Singapore) menemukan bahwa manusia Indonesia dalam berorganisasi juga tetap menghiraukan azas kebersamaan atau collectivism. Peringkat azas kebersamaan manusia Indonesia dalam berorganisasi termasuk tinggi. Indonesia menempati urutan 6-7 yang mana mengungguli Singapore (di posisi 13-14) dan Malaysia (di posisi 17).

Dari aspek power distance atau jarak kekuasaan, Indonesia (berada di urutan 44) dikatagorikan sebagai negara dengan jarak kekuasaan tinggi. Dengan kategori ini,manusia Indonesia dalam berorganisasi melihat bahwa posisi jabatan formal dalam organisasi adalah hal yang mutlak. Singkat kata “bos adalah bos”. Untuk perbandingan Negara ASEAN Singapore berada di urutan 40 dan Malaysia berada di posisi 50. Malaysia dalam penelitian ini adalah Negara dengan Power distance tertinggi.

Dari aspek Uncertainty Avoidance atau sikap manusia meresponse ke ambiguitas, Indonesia berada di bawah Singapore (urutan 1) dan Malaysia (urutan 8). Indonesia berada di posisi 12-13. Ini menyatakan bahwa Manusia Indonesia lebih sulit untuk mengambil resiko dan lebih sulit untuk mengadakan sebuah perubahan.

Dari aspek masculinity atau variable yang yang condong terhadap kekompetenan dan result orientation. Indonesia yang berada di posisi 22 tertinggal dari Singapore (posisi 24) dan Malaysia (posisi 26-27). Jepang dinyatakan sebagai Negara paling kompeten dan result orientation.

(tabel urutan-urutan penelitian diatas dapat dilihat pada link ini)

Budaya Organisasi, Negara dan Korupsi Indonesia

Dilihat, dicari, dimaknai, di timbang-timbang MENARIKNYA NEGARA JUGA ADALAH SEBUAH ORGANISASI! Ada tujuan, ada pemimpin, ada penggerak, ada kas, ada asset, ada investor dan kawan-kawannya. Maka bisa dikatakan Indonesia adalah sebuah organisasi. Dan menariknya lagi penemuan Hofstede (2001) bisa di aplikasikan disini.

Organisasi Indonesia ini bukan organisasi biasa, ini adalah organisasi yang besar dengan potensi besar dan penggerak yang tidak kalah besarnya (baca sensus penduduk per juli 2009 sebesar 240.271.522 orang). Apa lagi ditambah dengan PANCASILA sebagai pedoman menjalankan organisasi, menjadikan organisasi ini seperti sebuah koperasi. Diciptakan untuk kesejahteraan anggotanya.

Namun organisasi yang kental dengan budaya kebersamaan ini rawan untuk berubah wujud jadi kebersamaan dengan konotasi negative yang dikenal juga dengan komunalisme yang sarat berkaitan dengan praktek korupsi. Jika satu orang terjangkit praktek korupsi dan orang ini adalah seorang pemimpin maka dampaknya sangat besar. Mengapa?

Karena dengan budaya kebersamaan yang tinggi dan tingkat penghormatan terhadap yang dituakan sangat mutlak maka bila sang pemimpin terjangkit, maka akan ada kemungkinan juga sang pemimpin memberikan pengaruh buruk kepada yang lainnya. Kemungkinan menolak ada, namun kecil jika mayoritas sudah terjangkit dan akhirnya berlanjut terus.

Jika praktek korupsi menyebar luas dan telah mengakar daging, maka kemungkinan untuk dirubah sangat berat. Hofstede menemukan bahwa manusia Indonesia lebih sulit untuk mengambil resiko dan lebih sulit untuk mengadakan sebuah perubahan dibanding Singapore dan Malaysia. Maka jelas untuk sebuah perubahan maka akan sangat susah. Jika memang harus, maka bukanlah perubahan drastis dan cepat. Butuh waktu. Kalau kronik maka akan lebih lama.

Lalu pada akhirnya orang-orang korup ini akan menjadi penyedot kesejahteraan. Menyedot dan menyedot sehingga hati dan pikiran tertutup. Menjadi tidak kompeten di bidangnya, terbiasa menyedot tanpa memberikan yang terbaik. Mungkin jika terus dibiasakan maka urutan Indonesia akan semakin memburuk, semakin terkenal menjadi tidak kompeten dan tidak result orientation.

Refleksi Sebentar

Dari hasil penelitian Hofstede (2001) dan pendapat pribadi saya, terlihat bahwa kegiatan dengan budaya kebersamaan atau bekerja bersama-sama tidaklah selalu membawa hasil / produk / keputusan / kebijakan yang lebih baik. Mengapa demikian?

Hal diatas bisa di jelaskan melalui konsep psikologis yang menyatakan bahwa manusia lebih senang bersosialisasi (berkumpul, berkawan, berkomunikasi) dengan manusia lain yang mempunyai kebiasaan atau pun pola pikiran yang sejenis.

Jika dalam membuat keputusan, semua orang berpikiran sama, namun ternyata pikiran itu tidak tepat.maka hasil dari keputusan itu adalah tidak tepat. Bahkan ada kemungkinan berakibat fatal.

Lucunya saat ada manusia yang ingin membawa perubahan, kelompok mayoritas lebih memilih untuk menolaknya dikarenakan manusia pada umumnya tidak ingin keluar dari comfort zone atau daerah kenyamanan mereka. Dan si minoritas tersepak karena disepak.

Padahal saat manusia keluar dari comfort zone dengan rencana yang baik dan dilakukan secara konsisten dan bertangung jawab, manusia akan mendapatkan hasil yang tidak terbayangkan sebelumnya. Contoh Singapore adalah Negara kecil, yang sudah dianggap maju, namun Singapore tidak mau diam santai terbuai. Singapore sadar bahwa dia harus tetap berinovasi, mendobrak uncertaintyhingga sampai sejauh ini Singapore tetap melangkah maju.

Lalu bagaimana dong?

Hukum tegakin ! Lah gimana mo ditegakin, karena badan hukum Indonesia saja sudah terkontamiinasi tingkat tinggi. Tidak sedikit hakim-hakim “putih” mencoba mendobrak tradisi buruk ini, namun usaha sia-sia..bagaikan memadamkan api kilang minyak super besar dengan sebuah gayung. Yang ada sang hakim-hakim “putih” terbakar, atau ada juga menjadi arang.

Pendidikan dari kecil! Bisa! tapi kalau hanya mengandalkan pendidikan saja sama saja..jika lingkungan tetap memaksa demikian dan anak murid tidak kuat.maka menconteklah mereka.

OH IYA! HAPUSKAN SAJA SATU GENERASI biar tercipta satu gerenasi baru yang bersih dari korupsi! Apa iya mungkin menunda kelahiran selama satu generasi? Apa sudah siap sekelompok orang “putih” untuk mendidik generasi baru ini?

Cara paling cepat untuk dapat dilaksanan adalah

STOP PRAKTEK KORUPSI DARI DIRI SENDIRI!

Kenapa? karena diri kita sendiri adalah organisasi yang harus kita atur sendiri terlebih dahulu. Atur diri, atur keluarga, lingkungan dan lain-lain

Tanyakan pada diri sendiri..sesuai dengan konteks anda masing-masing..sebagai pelajar, sebagai karyawan, sebagai menteri, sebagai hakim, sebagai ibu rumah tangga dan profesi lain. Karena korupsi tidak hanya mengambil uang rakyat..masih banyak jenis lainnya

Saya korupsi gak yak hari ini ?

Satu hal penting lagi. Ajukan topik “Relasi Budaya Kebersamaan terhadap Praktek Korupsi” kepada para penelitii agar membuka wawasan kita kedepannya

——————————————–

Referensi:

http://www.edwardthall.com/

http://www.geert-hofstede.com/

Brooks Ian (2009). Organisational Behaviour individuals, groups and organisation (4th ed). UK: Pearson Education Limited.

Broga Hill

•January 24, 2010 • Leave a Comment

“When what I heard just a hays swinging and wind blowing, I wish I were a part of them”

Ketika apa yang saya dengar hanyalah jerami-jerami berayun dan angin bertiup, saya berharap saya adalah bagian dari mereka


Bangkitnya Pluralisme dan Tidurnya Bhinneka Tunggal Ika

•January 13, 2010 • Leave a Comment

Tulisan singkat ini saya dedikasikan kepada orang tua, teman-teman sepermainan, kekasih hati dan Persatuan Pelajar Indonesia HELP University College yang selalu menjadi tempat bertukar pikiran mengenai isu keanekaragaman menggunakan pikiran yang luas.

Tulisan ini mengandung hal-hal yang mungkin dapat membuat anda tersinggung. Kedewasaan, keterbukaan dan pemikiran luas dibutuhkan.
Hebohnya isu pluralisme baru-baru ini

Adalah suatu keprihatinan di saat isu pluralisme menjadi sebuah kontroversi sesaat mantan Presiden Republik ini K. H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur meninggal. Dalam hitungan hari, Pluralisme menjadi sebuah kata yang sangat popular dan booming. Kemudian muncul banyak pendapat tidak setuju, setuju, masa bodo dan lain lain dengan ide dan istilah pluralisme bagi negeri ini.

Setiap orang mencoba mengkritisi dan memberikan masukan dari berbagai cabang ilmu. Termasuk di dalamnya menggunakan agama. Mencoba mendapatkan apa yang disebut keberhasilan dalam berpendapat. Menolak apa yang disebut gagal dalam berpendapat.

Muncul ejekan-ejekan terhadap lawan bicara. Menciptakan kerisauan dalam negeri sendiri. Menciptakan kubu-kubu tersendiri dalam masyarakat. Lupa atas keadaan Negara yang sudah memprihatikan. Tertinggal jauh dari Negara-negara lain. Belum lagi ditambah dengan isu bank century, istana dalam penjara dan lain-lain.

Titik cerah bagi bangsa yang saya baca hari-hari ini adalah bahwa ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) meluncurkan prototype mobil hemat bahan bakar yang diberi nama Sapu Angin 1


Bangkitnya Pluralisme dan Tidurnya Bhinneka Tunggal Ika

UNTUK APA ISU PLURALISME DIPERDEBATKAN!? Lihat semboyan Negara yang kawan-kawan diami. Hanya ada satu kalimat dalam logo Negara kita (baca:PANCASILA) yaitu “BHINNEKA TUNGGAL IKA”.

Datang dari sebuah etiologi lokal, bahasa Jawa, yang mengandung arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.Sebuah etiologi lokal, tidak seperti Pluralisme yang datang dari kata plural yang sarat akan etiologi luar. Sebuah etiologi yang datang jauh dari dalam negeri. Di perkenalkan jauh oleh Mpu Tantular pada jaman Majapahit dan Sukarno pada jaman kemerdekaan. Dan sudah pasti lebih jauh dari jaman Gus Dur menjadi presiden.

Mempunyai arti yang luar biasa “TOLERANSI”

Di seluruh negeri terpampang Bhinneka Tunggal Ika, hanya kita lupa makna sejatinya. Bagaimana seseorang menolak adanya keanekaragaman dalam negeri ini disaat jaman majapahit dan Sukarno mereka sudah mencoba mempersatukan negeri ini. Dan tidak sia-sia..Indonesia sudah terjahit menjadi NKRI dengan Bhinneka Tunggal Ika.

Lalu anda ingin menolak ide keanekaragaman tetatpi tetap satu?

Satu hal yang bisa anda lakukan. Keluar dari Negara ini

Gus Dur dan keanekaragaman

Kita semua paham siapa Gus Dur. Sosok pemimpin yang berani dan berpikiran cerdas namun tidak ingin semua dipersulit. Gus Dur mencoba menjalankan Negara sesuai dengan hukum dan dasar Negara dengan sungguh-sungguh.

Apa yang dia maksudkan dengan Pluralisme adalah menghormati keanekaragaman yang ada di dalam masyarakat kita. Toleransi. Karena itulah yang menyatukan Indonesia. Beliau tidak berpikir mengenai ini itu…apakah ini sesuai Agama apa tidak. Toh jika memang menyingung agama, toh tidak ada agama dimana pun yang mengajarkan untuk tidak menghormati dan mencintai sesamanya. GITU AJA KOK REPOT.

“Allah” di Malaysia

Tulisan Bung Nurul dengan judul “ALLAH” di Malaysia adalah sangat baik. Saya sebagai pelajar yang belajar di Malaysia sangat paham dengan apa yang terjadi. Dan itulah kenyataan yang terjadi di negeri ini. Sebuah negeri tumbuh sebagai adik, belajar dari sang abangnya, Indonesia. Beberapa hal dia unggul dari abangnya. Namun beberapa hal abang tetap unggul.

Malaysia baru memperkenalkan apa yang disebut dengan 1Malaysia. Mencoba menciptakan persatuan internal mereka. Sang abang sudah lama kenal Bhinneka Tunggal Ika tapi abang terkadang terlupa dan terjatuh.

Wajar masalah penggunaan nama “Allah” menjadi suatu masalah di Malaysia. Tapi di Indonesia? Seyoganya si abang sudah lebih dewasa..tidak hanya mengenai “Allah” tapi juga dalam menghadapi keanekaragaman.

Malaysia di desak untuk mengadakan transformasi sosial, politik dan ekonomi. Indonesia didesak untuk belajar, mendewasakan, dan meningkatkan social, politik dan ekonomi.

Penutup

Seperti nama jalan di dekat rumah saya Jl. Bhinneka. Disana terdapat berbagai jenis manusia tapi mereka hidup berdampingan dengan damai.

BHINNEKA TUNGGAL IKA… Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Life is Good

•January 9, 2010 • Leave a Comment

Our life is good. But the only thing bothering us is that tiny green toy soldier that guard our bottle of  sand from Penang.

Intermezzo

And I Love Her

•January 5, 2010 • 10 Comments

I love the way she smiles

I love when she tries to calm me down

I love when she says “kenapa siii..hmm” (with her distinctive voice)

I love when we have a thumb wrestling

I love when she says “hmm…” while she is looking at me

I love when we are arguing which kwetiau restaurant that we should go

I love the way she plays my thumb with her fingers

I love when she is trying her best to use her make up (even tough without it, she is still my sweet darling)

I love the way she decorates her room with my presents

I love the way she hugs me

I love when she makes me a cake

I love when she appears at the wrong terminal while she want to pick me up in the airport

I love when she mix around with my friends and families

I love when she suddenly appeared in front of my door

I love the way we spent our time together

I love when we are talking nonsense thought night

I love when we talk about our future

I love when she solves problem with me

I love when she gives me tolak angin

I love when I see her as in the whole thing, but I also love when I look her thru web cam

I love the way we life this journey together

I love when she gives comment on my facebook’s page or blog’s post

I love her very much until I dont know what else should I type down.

She will always be my friend, girlfriend and family, another thing is she is my oxytocin in my body.

And I love her..see you



Beritajakarta.com

•January 4, 2010 • Leave a Comment

Taukah anda bahwa ada website resmi pemerintah DKI Jakarta? Website dimana isinya selalu di update dan dapat di percaya keakuratannya. Jadi kalau ingin tau berita apa yang paling baru tentang Jakarta, kita pengguna internet hanya perlu meng klik www.beritajakarta.com.

Tapi taukah anda saya juga punya informasi lucu tentang Jakarta yang tidak diliput dalam website diatas tadi. Dan saya harap anda pun ikut tertawa saat mengalami hal yang saya rasakan di Jakarta. hehe Mari kita mulai

1. Langit Biru Jakarta

Dimanakah anda dapat menemukan langti biru di ibukota yang sudah penuh polusi ini? Jawabannya adalah Pacific palace. Di dalam pusat perbelanjaan super mewah ini anda dapat menikmati langit biru sepanjang masa.

2. Salju Di Jakarta

Dimanakah anda dapat menikmati salju di ibukota yang sudah pasti agak mustahil…. Di Pacific palace juga! Saat natal..! (salju buatan…tapi mirip asli)

salju di jakarta

3. Lampu merah Lucu!

Taukah anda, anda dapat tidur saat lampu merah…??? karena kurang dari 2 detik setelah lampu hijau pengemudi belakang mobil anda dengan semangat akan membunyikan klaksonnya..bahkan 1 detik setelah lampu hijau langsung di klakson ! ASLI ! PATUT dicoba..kecuali jam 11 malam…jalan ud sepi..gak ada yang klakson.

4. Angkot JP Rawamangun-Kelapa Gading

Taukah anda sebagian besar Angkot JP 04 arah kelapa gading-rawamangun semacam mobil racing..bahkan biar lebih seru…semua lampu dimatikan..tinggal hanya lampu remang untuk penumpang… tanpa speedometer..bawa mobil jadi lebih enak..ngebut gak kerasa…. ditambah lawan arah di jalur lambat makin ningkatin adrenalin…bagi pengemudi dan juga penumpang.

5. Berita di TV

Taukah anda tanggal 22 december 80% berita isinya hanya dua hal….Pansus bank Century dan Luna Maya?

6. Alfamart VS Indomart

Taukah anda…Dimana ada Alfamart diitu ada Indomart. Kalau menurut anda salah…itu berarti salah satu dari dua itu lagi mencari rumah yang ingin di kontrakin dideket-deket pesaing mereka.

7. Di MetroMini

Taukah anda saat tanggal 24 december…di metromini 46 arah rawamangun-kampung melayu… saya mempunyai memori yang sangat indah dengan sang supir kami berdua menikmati dentuman lagu band Radja di dalam metromini yang kosong lompong…sampai tiba-tiba saya bertanya kepada supir

Felix: Kenapa tu orang (sambil menunjuk keluar jendela)

Supir: Astaghfirullah ITU TEMAN SAYA! ( lari keluar dari metromini)

(Sang supir mengangkat teman-nya yang sudah tidak sadarkan diri.menurut teman-teman sepermainan doi gak sadar gara-gara kebanakan minum…alhasil metromini menjadi ambulance sementara)

(lagu Radja pun menghilang)

Two most useful Indonesia’s Tourism Website

•December 14, 2009 • Leave a Comment

Hello readers, those who are willing to travel to Indonesia but find difficulties in finding which website/s is/are good as a reference. These are two websites that I found quite useful.

These webs are quite complete and detail. If you are a backpack person and you only depends on your “bible” (read: lonely planet) I think you cannot find much information compare to these webs since that book is more emphasised on Bali (if im not mistaken).Indonesia is more than Bali my friends. So check these out..Hopefully these will help you..

But later if you find these websites are not satisfied you guys, you can just use these as a reference and then try to get more detail on specific information that you want.

Indonesia.travel

http://www.indonesia.travel/en/

My-Indonesia

http://www.my-indonesia.info/

Si Tuan Putri dan Si Turis

•December 8, 2009 • 2 Comments

Di sebuah negeri apalah namanya terdapat seorang putri yang mempunyai kepribadian unik dan daya tarik fisik tersendiri. Putri tersebut sudah lama tidak berjumpa dengan sosok seorang pria yang ideal untuk berada di sampingnya. Hingga suatu saat segerombolan peri-peri yang sering bersama sang putri merasa perlu untuk mencarikan seorang pria yang kiranya ideal bagi sang putri. Beberapa lama sang peri-peri kecil keluar masuk hutan untuk mencari sosok seorang Adam yang cocok bagi san putri. Para peri-peri kecil tahu benar bahwa tidak sembarangan orang dapat diperkenalkan kepada sang putri…

Peri-peri berjalan di sepanjang jalur kanopi pohon-pohon rindang. Tertawa riang sambil berpikir siapakah pria yang tepat bagi sang putrinya. Tiba-tiba peri-peri tersebut berhenti. Mendengar panggilan seorang pria bermuka cupu memegang peta yang tersesat dalam hutan. Niatnya menanyakan arah kepada sang peri-peri kecil tapi malah sebaliknya. Peri-peri kecil kemudian saling berbisik kepada yang lainnya. “Ini saja..ini saja…”. Sang pria mencoba melewati peri-peri kecil, tapi sebelum dia berhasil lewat..sang peri berkata “kau akan saya perkenalkan kepada seorang putri”. Sang pria pun membalas “putri? siapa ? ak tidak kenal…ak hanya ingin lewati hutan ini dan menuju kota tujuanku”. Kata peri-peri serentak “tidak apa-apa..pergilah ke kota tujuan mu dahulu, nanti kita akan berjumpa lagi…dan kau akan mengenal putri kami”.

Singkat cerita, peri-peri kecil memberikan seekor burung merpati pos yang memungkinkan sang pria untuk mengirimkan surat kepada sang putri yang belum dia kenal sama sekali. sang pria menerima dengan bingung saat dalam perjalan kembali ke kota asal sang pria.

Penasaran dan mencoba menghargai pemberian peri-peri diatas, dari rumah sang pria mengirimkan surat kepada sang putri. Tak lama datang lah balasan dari sang putri..dan terus demikian. Ada saatnya dimana sang putri tidak membalas. Ada saat sang pria berhenti mengirimkan merpati pos. Saat kabar menghilang..tiba-tiba seekor merpati pos datang dan proses diatas terulang lagi…hingga..hilang lagi. Tidak lama..sang merpati kembali lagi..begitu seterusnya.

Hingga suatu saat salah seorang peri bekerja sama dengan seorang ogre (semacam tokoh shrek) untuk mempertemukan sang putri dan sang pria. Sang putri dan sang pria masuk dalam perangkap ini. Akhirnya mereka berdua bertemu untuk pertama kalinya.

Waktu berjalan sangat cepat. Sang Pria pada akhirnya diketahui bahwa ia adalah seorang turis dan ia akan segera merantau ke negeri seberang.

Sang putri tetap menunggu sang turis..yang pada akhirnya menjadi kekasihnya. Sang putri tetap menunggu sang turis…sang turis tetap menyimpan sosok sang putri di pikiran dan hatinya..Keduanya bersama-sama berharap untuk segera bertemu lagi…

sampai akhirnya…

Sang turis lebih baik bekerja untuk gaji dari pada menunggu menang lotre.

But I’d rather be working for a paycheck than waiting to win the lottery

(9/12/2009)

Kemudiaan…

Mereka suka berbicara hingga tengah malam…berbicara mengenai mimpi-mimpi mereka

We stay up late and talk about our dreams

(10/12/2009)

Lalu…

Wisdom from the school bus

•November 27, 2009 • 3 Comments

As an individual we are aware that our life is not that long, short perhaps, around 77 year old is the life expectancy in average , lucky if we get reach 90 or 100. Therefore you better plan your life as soon as possible. Choose which dream that you want to achieve. Your dream must be rational and attainable. Like choosing which bus will take you to the right destination.

Guide your life. Follow the path that you have planned. In the future perhaps you will face one or more obstacles during your journey but its fine. Just do the right thing, keep guiding your life on the track. Take a rest for while if you want and go on again.

As soon as your life is steady perhaps you may want to include people around you or even the special one to support you and vice versa. Let them experience how is your life. Let them merge into one into your life/ your self. Let them and you walk through out the time to your goal or even now your and their goals.

This one is optional for those who are not faith on it. Some people are not recognize any religion in this world, but in other hand they believe in what they called superpower. It does not matter. You may call it Allah, Jesus, Budha, Shiva, or anything. Just pray to your faith. Let them make you stronger during your journey.

Perhaps if you are the one that only believe in your self. Then faith to your self.

Nat Geo Advanture and my value

•November 13, 2009 • 2 Comments

Something that I like from Nat Geo or National Geographic is how they create such a totally fresh idea. And even this 31 second ads could inspired me!

Such a creative teams that they have. I should learn from them and do with my own way

I tried the tag line in my life when I had a trip to Yogjakarta, Indonesia.

“Let’s get Lost!”

link to my Lets get lost Experience (but Sorry it is not in English) http://felixkusmanto.wordpress.com/2009/08/30/catatan-dari-selatan-eksotisme-jawa-yang-mulai-tergerus/